BLOGNYANGGA -Blognya Tante Angga-

NgeBloglah sebelum Ngeblog dilarang...

Thursday, May 11, 2006

TENTANG ANAK

Have i ever told you yet that i want to have 7 children?
Please, jangan menaikkan alis dan memberengutkan muka kayak gitu... heard me first....

Aku dan suamiku,,,, (yang ku pun belum tahu siapa dia,,, now i just only looking around and askingasking : IS HE MY MR. RIGHT??) sepakat akan punya 7 anak kandung.

Pembagiannya adalah: we did it together, we make it together... i'm pregnant and delivered our baby,,, he just only do family planning. Maksudnya adalah: kita buat bersama, aku mengandung dan melahirkan, dia yang ber-KB. Itu adil!

Masa cowok ber-KB? ah nggak gaul tuh kalo yang belum tau kalo cowok juga bisa ber-KB... tentang jenis jenis KB cowok ... i'll tell you later yah...
lanjut ya,,,,
dulu aku pernah bermimpi ingin menikah di usia 21 tahun...
pertimbangannya begini: usia aman melahirkan berkisar di usia 19-35 tahun.
Dua tahun, satu anak. Hitungannya begini: saat usia anak pertamaku (his name is Mayor) 1 tahun 3 bulan, aku sudah mengandung anak kedua (it will be 'Biruni'). Jadi... Mayor dapet ASInya hanya 1 tahun 3 bln saja karena i don't want to breastfeeding during my pregnancy....
jadi: Dua tahun sekali: Satu.
Dua kali tujuh sama dengan empat belas.
Dua puluh satu tambah empat belas sama dengan tiga puluh lima.
It's save for me... isn't it?
The conclusion is: cuma anak bungsuku yang full breastfeeding 2 tahun.
Tapi mimpi hanyalah mimpi...
Di usia yang udah kepala twenty one something ini.... aku belum juga nikah....
ehhhhh,,,
tapi bidan kok mau punya anak 7 seeh???

Hai teman,,,,,
paradigma keluarga berencana sudah berubah dari 2 anak cukup menjadi: Keluarga berkualitas!
Punya anak 2 tapi gak sekolah, kurang gizi, gak pake celana.... buat apa ya gak?? masih mending aku.... punya anak 7, investasi akhirat bagi orangtuanya, sehat, jadi 'orang' dan membanggakan... ya gak ya gak.... amin

TAPPI.... punya anak kan gak gampang.... u must to think about their future laaaa... gimana pendidikan agamanya, gimana pendidikan akademisnya.... makannya gimana...

Aku dan suamiku wanna be, sudah sepakat bahwa:
CITA-CITA ANAK HARUS DIJUNJUNG
BUKAN CITACITA ANAK YANG HARUS DISESUAIKAN DENGAN PENGHASILAN ORTU
TAPI PENGHASILAN ORTU YANG DISESUAIKAN DENGAN CITACITA ANAK

sebagai contoh:
Anakku ingin jadi dokter hewan,,,, ya kami harus mendukung.... memperkenalkan dia dengan dokter hewan,,, miara hewan,,,, ajak ke kebun binatang....dll...
bila ia ingin jadi wartawan??
asah kemampuan jurnalistiknya, banyakin beli buku.... ikutan klub fotografi,,, ikutkan les bahasa...
pokoknya dukung terus asal positif
mau jadi bidan, pelukis, pilot, komikus, designer, entertainer, pembalap, guru, arkeolog, astronot.... apa saja.... dukungdukung!!

comeback to the topic... kenapa mesti tujuh,,,,
  1. Karena Allah suka bilangan ganjil
  2. Kalau 1 kurang banget, kalau 3... salah satunya ada yang cuma seorang... entah perempuan atau lakilaki....kalau 5 ntar disangka pancasilais.... jadi 7 deh...lagian kan ada 7 tingkatan langit... ada 7 ayat surat Al Fatihaah... ada 7 hari dalam seminggu
  3. Anak adalah investasi akhirat... jadi aku mau investasinya banyak
  4. Aku ingin generasi rabbani lahir banyak dari rahimku
  5. Karena aku ingin membuat rasulullah senang akan jumlah ummatnya yang banyak
  6. Karena anak adalah pengikat dalam keluarga
  7. Karena,,, duh bingung apa lagi ya....

Tapi rencana hanya rencana,,,, Allahlah yang berkehendak.....

Tapi,,, aku jadi mikir... dulu apa orangtuaku juga punya maksud dan tujuan yaa punya anak-nya??? apakah diriku sudah dapat memenuhi harapan orangtua??

Ya Allah....

Ampunilah dosaku

dan dosa kedua orang tuaku

Dan sayangilah mereka

sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu aku kecil

Amin.

5 comments:

phy2t said...

angga aku kasih komentar nich:
1. angga boleh punya keinginan tuk punya anak 7 tapi bukan hanya prioritas akhirat aja yang harus diutamakan, tapi beban hidup dan pendidikan semakin berat. mungkin kita nga sepakat tapi pendidikan itu modal penting tuk kehidupan yang lebih baik. mungkin jg angga berpikir aku matrealistis tapi angga kan merasakan begitu beratnya hidup saat angga sudah bekerja dan harus menghidupi diri sendiri. bila kita tidak hidup layak, walaupun dia seorang kiyai pun tidak akan dilihat orang "hanya dianggap sebelah mata aja". akhirat, duniawi dan pendidikan harus seiring agar kita juga bisa memenuhi kehidupan kita di akhirat.
2.angga ngebet banget sich punya anak, aku sich nga bisa ngelarang tapi lulus dulu oi...terus mungkin kita juga tidak sejalan pikirannya dengan ini bahwa balas budi ke ortu itu lebih penting. mungkin angga kondisinya tidak seperti ku. tapi walaupun serupiah pun kita memberi ke ortu dengan keringat sendiri pasti ortu senang. sampai kapan itu, dikembalikan ke kita sendiri.
dah segitu dulu entar komen lagi. sorry ya kalo menyinggung

K'Odji said...

k'Bu2n mau punya anak tujuh nih ceritanya, wah kalo gitu aku dukung ya. Ibuku punya anak 8 (aku anak ke 8) beda anak pertama sama anak terakhir 11 thn, jadi jaraknya dekat2 bgt,waktu ibuku ngelahirin aku umur beliau 39 thn, sebenarnya udah ga baik ya k'bubun umur2 segitu, tapi alhamdulillah baik2 aja. Salam bwt si Mr.Right dan ketujuh anak2mu (heheheh)

Anonymous said...

Wow...hebat bgt cita2nya! Moga terkabul...amiin.

komenwati said...

yang pasti, berapapun anak yang dititipkan Allah untuk qta, harus kita jaga dan didik dengan sebaik-baiknya...

Anonymous said...

Kalo ganjil ngak 9 aja? Atau berdasarkan deret fibonaci aja, usia anak kedua + usia anak ketiga = usia anak pertama